Profil Desa

PROFIL DESA WALANGSARI

2.1 KONDISI UMUM
A. Kondisi Umum DesaWalangsari
1.Keadaan Fisiki/Geografis Desa
a. Batas Wilayah
Sebelah utara : Desa Pulosari
Sebelah timur : Desa Palasarigirang
Sebelah selatan : Desa Kalapanggal
Sebelah barat : Desa Tugu Bandung
b. Luas Wilayah Desa
Luas Wilayah : 702,98 Ha
Tanah Sawah : 100 Ha
Tanah Darat : 302 Ha
Perkebunan Swasta : 300 Ha
c.Keadaan Topografi Desa Walangsari
Secara umum keadaan topografi Desa Walangsari adalah merupakan Daerah perbukitan/dataran tinggi.

B. Iklim
Iklim di Desa Walangsari sebagaimana desa-desa yang lain yang ada diwilayah Kabupaten Sukabumi mempunyai iklim kemarau dan musim hujan, hal tersebut mempunyai pengaruh langsung terhadap pola tanam yang ada di Desa Walangsari.

C. Wilayah Administrasi Desa Walangsari
DUSUN RW RT
4 9 26

A. Keadaan Sosial Ekonomi
a. Jumlah penduduk dengan jumlah jiwa
Laki-laki Perempuan Jumlah
3140 2784 5924

b. Tingkat Kesejahteraan Masyarakat
Kaya Sedang Pra KS
33 622 886

c. Tingkat Pendidikan Masyarakat
Tidak Tamat SD SD SMP SMA SARJANA
645 2.580 810 507 35

d. Mata Pencaharian
Karena Desa Walangsari merupakan Desa pertanian maka sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai Petani dan buruh tani.
Usia Produktif 3.971
Usia Non Produktif 1.042

e. Pola Penggunaan Tanah
Penggunaan tanah di Desa Walangsari sebagian besar digunakan untuk tanah pertanian, sawah dan pertanian. Sedangkan sisanya digunakan untuk bangunan, rumah tinggal, dan fasilitas lainnya.

f. Pemilik Ternak
Jumlah kepemilikan hewan ternak oleh penduduk Desa Walangsari adalah jenis hewan :
Kerbau Kambing Ayam Buras Itik Kelinci Puyuh Ayam Ras
7 3.765 4.819 350 125 – 1.500
g. Sarana Dan Prasarana
Kondisi Sarana dan prasarana umum Desa Walangsari secara garis besar adalah sebagai berikut :
Balai Desa SDN SMP Polindes Jalan Kab. Jalan Kec Jalan Desa Irigasi Lapangan bola Masjid
1 2 1 – 1 Km – 7,8 Km 11,6 Km 1 27
2.2 Sejarah DesaWalangsari
a. Legenda Desa (Sasakala)
Berdasarkan cerita para orang tua bahwa Desa Palasarigirang wilayahnya sangat luas, mencakup 3 Desa yaitu Desa Pulosari dan Desa Walangsari.
Desa pulosari sudah terlebih dahulu di pekarkan, dari Desa Palasarigirang sedangkan Desa Walangsari,Desa yang terakhir dipekarkan. Mengingat jumlah penduduk Desa Palasarigirang sudah padat mencapai jumlah untuk 2 Desa.
Sebelum di pekarkan Desa Walangsari hanya merupakan dusun/kampung dibawah naungan Desa Palasarigirang kampung tersebut adalah kampung Tenjolaut, Pasirwalang,cirahong dan cingenca. Kampung tenjolaut konon katanya dahulu kala pada waktu penjajahan Belanda ada sebuah pohon aren ( kawung ) yang sangat tinggi dan ketika yang mempunyai pohon tersebut naik untuk mengambil air niranya ( cai lahang ) terlihatlah laut Palabuhan Ratu, sehingga dinamakan tenjolaut artinya dari kampung ini bisa melihat laut Palabuan ratu.
Sedangkan kampung-kampung lainnya pasti sama memiliki sejarah seperti Cirahong, Cingenca dan Pasirwalang.
Untuk nama Walangsari sendiri diambil dari nama sebuah kampung yang sebelum desa ini dipekarkan sudah ada kampung pasirwalang dikampung tersebut sejak tahun 1972 sudah berdiri sebuah bangunan SDN Pasirwalang.dan sudah terkenal kemana-mana.
Dengan hasil kesepakan bersama para tokoh masyarakat disepakati bahwa Desa Walangsari hasil pemekaran dari desa palasarigirang dengan Nama Desa Walangsari. Walang = Harum sedang Sari = harum/bunga/kembang.
Walangsari berarti harum baunya,dalam artian yang terkenal atau yang mengharumkannya diantaranya dari segi pendidikan,pertanian dan perikanan karena sebelum dipekarkan dari Walangsari sudah banyak yang dihasilkan baik dari segi Sumber Daya Manusia maupun sumber daya alamnya.
2.3 Terbentuknya Desa Walangsari

Pada tanggal 04 juni 1984 desa Walangsari berdiri hasil dari pemekaran dari desa Palasarigirang. Pada waktu pemekaran tersebut tidak diberi tempat apa-apa oleh lurah.Hanya diberi tanah yang menjadi wilayah administratip DESA WALANGSARI.
Selama lima bulan kegiatan pemekaran ,kegiatan pemerintahan desa Walangsari dilaksanakan dirumah penduduk yang bernama W. Marwiana, yang sekaligus sebagai pejabat sekretaris desa pada waktu itu.
Melalui rencana pembelian tanah untuk pembuatan kantor desa,tepat pada tanggal 5 Desember 1984 sudah dapat dilaksanakan pembangunan kantor desa secara gotong royong.

Dalam pelaksanaan pembangunan kantor desa tersebut,selain gotong royong masyarakat ada juga bantuan dari pemerintah kabupaten sebesar Rp 1.263.450. Pembangunan kantor desa tersebut memakan waktu selama empat bulan,dan selesainya pada tanggal 10 september 1985, langsung diresmikan oleh Bupati Sukabumi yang diwakili oleh asisten daerah (ASDA) Bapak H. Ardawi Sulaeman.

Pada waktu dimekarkan,Desa Walangsari berpenduduk 3215 jiwa yang tersebar di empat kedusunan,luas wilayah 702,98 ha dengan perincian sebagai berikut:

a. Tanah darat 302,98 ha
b. Tanah sawah 100 ha
c. Tanah perkebunan 300 ha

2.4 Pejabat Kepala Desa Walangsari

Kepala Desa yang memimpin Desa Walangsari diantaranyaadalah :
1. U.MADHUSNA (1984 – 1987); Sekretaris Desa W.Marwiana
2. U.MADHUSNA (1988–1996); Sekretaris Desa W.Marwiana
3. W.MARWIANA (1997-2000); Sekretaris Desa Wawan Kurniawan
4. W.MARWIANA (2000-2005); Sekretaris Desa Wawan Kurniawan
5. U.MADHUSNA (2006-2007); Sekretaris Desa Wawan Kurniawan
6. MOHAMAD YASIN (2007-2011); Sekretaris Desa Wawan Kurniawan
7. MADROKI ( 2011-2012) ; Sekretaris Desa Wawan Kurniawan
8. O. NAHROWI (2012-2018) ; Sekretaris Desa Wawan Kurniawan

2.4.1.1 Sejarah Pembangunan Desa

Tabel :1
SEJARAH PEMBANGUNAN DESA
TAHUN KEJADIAN YANG BAIK / KEBERHASILAN KEJADIAN YANG BURUK / KEGAGALAN
1984 Berdirinya Pemerintah Desa Walangsari
Hasil pemekaran dari Desa Palasarigirang
1985 Merintis Pembangunan Sarana Prasarana Pemerintah Desa diantaranya Pemabangunan Kantor Desa Walangsari hasil swadaya masyarakat
1986 Mengadakan Pemilihan Pejabat Sementara Kepala Desa Walangsari dan terpilih seorang tokoh Masyarakat yang bernama U.Madhusna
1987 Pejabat Kepala Desa melengkapai Aparat Desa Walangsari dan membentuk Lembaga-lembaga Kemasyarakatan seperti BPD,LKMD,RT,RW,PKK dan karangtaruna
1988 Desa Walangsari untuk pertamakalinya mengadakan Pemilihan Kepala Desa secara langsung dipilih oleh masyarakat ada tiga calon dan yang terpilih adalah yang perrnah menjabat sebelumya yaitu U.MADHUSNA
1989 Desa Walangsari membangun saluran air Cingenca yang berlokasi Kp.Cibojong RT.05/02 sepanjang 150 M
1990 Desa Walangsari membangun Saluran air Cirahong yang berlokasi di Desa Pulosari sepanjang 150 M
1991 Desa Walangsari Membangun Jalan ke Kampng Batugajah sepanjang 1.2 Km
1992 Desa Walangsari mendapat Penerangan Listrik masuk Desa dari PLN
1993 Desa Walangsari mengaspal jalan Desa sepanjang 1 Km yangberlokasi dikampung Tenjolaut RT.01/01 dan RT 02/01
1994 Desa Walangsari berhasil membangun sarana Pendidikan Agama MD.Cirahong hasil swadaya masyarakat
1995 Desa Walangsari memperkeras jalan tanah yang berlokasi dikampung Cirahong sepanjang 700 M
1996 Desa Walangsari membangun talang air hasil sumbangan dari UNOCAL yang berlokasi dikampung Cingenca sepanjang 125 M
1997 Desa Walangsari berhasil membanguan POSYANDU di Dusun Cingenca hasil sawadaya masyrakat dan sumbangan dari UNOCAL
1998 Pembangunan rumah dinas bidan desa
1998 Pembangunan lining saluran air jantong yang berlokasi di cigoong
1999 Perkerasan jalan lingkungan didusun cingenca
2000 Pembangunan jalan gang yang berlokasi didusun pasirwalang sepanjang 800 m

TAHUN KEJADIAN YANG BAIK / KEBERHASILAN KEJADIAN YANG BURUK / KEGAGALAN
2001 Tamlok MD cingenca 1 lokal
2002 Perkerasan jalan gang yang berlokasi didusun tenjolaut sepanjang 100 m
2003 Pembangunan MCK umum yang berlokasi didusun tenjolaut
2003 Pembangunan MCK umum didusun cirahong
2004 Pengaspalan jalan desa sepanjang 1 km yang berlokasi didusun cingenca PPK dan Swadaya masyarakat
2005 Membangun saluran air yang berlokasi didusun pasirwalang sepanjang 200 m
2005 Rehabilitasi MD Nurul Iman yang berlokasi kampung tenjolaut 5 lokal
2005 Rehabilitasi MD Cingenca yang berlokasi di kampung cingenca
2005 Rehabilitasi MD Al Hidayah yang berlokasi di kampung batu gajah Bencana alam angin putting beliung yang menghancurkan 25 rumah
2005 Membangun pondok pesantren yang berlokasi di kampung tenjolaut Pernah terjadi rawan daya beli pangan
2006 Rehabilitasi kantor Desa Walangsari
2006 Pembangunan lining saluran air cingenca sepanjang 300 m
2007 Perkerasan dan pengaspalan jalan desa yang berlokasi ke batu gajah PNPM – PPK dan swadaya masyarakat sepanjang 2,1 km Bencana alam tanah longsor yang berlokasi di kampong pasirwalang tidak ada korban jiwa
2007 Pelesterisasi jalan gang yang berlokasi didusun cirahong sepanjang 700 m
2007 Pelebaran jalan desa yang berlokasi didusun cirahong dan cingenca sepanjang 2,7 km
2007 Pembangunan gorong-gorong yang berlokasi didusun cirahong 1 buah
2007 Pemugaran rumah tidak layak huni sebanyak 52 rumah di kampong ciamarayah dan ciseupan melalui KIMBANG
2008 Pengaspalan jalan desa didusun cirahong sepanjang 1,2 km PNPM dan PPK
2009 Pengaspalan jalan desa didusun tenjolaut sepanjang 500 m
2010 Pengaspalan jalan desa didusun tenjolaut sepanjang 400 m

2010 Pengaspalan jalan desa didusun cirahong sepanjang 1,2 km

2010 Pembangunan lining saluran air cingenca sepanjang 300 m

2011 Pengaspalanjaln desa 300 M dusun Pasirwalang
2011 Pembangunan saluran air Cingenca 500 M

2012 Perkerasan jalan Dusun Cirahong 1.5 KM
2012 Rehab DTA NurulIman kampung tenjolaut 3 lokal
2012
2012 Pengaspalan jl Cingenca
Pengaspalan Jl Cingenca
2013 Rabat Beton Jalan Cingenca

2.4.2 Demografi
2.4.2.1 Letak Geografis
Desa Walangsari terletak antara 60C’ – 110C’ Lintang selatan dan 170C’ – 240C’ Bujur Timur, dengan luas wilayah 702,98 m2, yang terdiri dari 4 Dusun dengan 9 Rukun Warga (RW) dan 26 Rukun Tetangga (RT). Desa Walangsari memiliki batas wilayah administratif sebagai berikut :

Sebelah Utara : Desa Pulosari
Sebelah Timur : Desa Palasarigirang
Sebelah Selatan : Desa Kalapanunggal
Sebelah Barat : DesaTugubandung

Secara visualisasi, wilayah administratif dapat dilihat dalam peta wilayah Desa Walangsari sebagaimana gambar di bawah.

Peta Administratif Desa Walangsari
Gambar : 1

Sumber :Data Desa Walangsari
2.4.2.2 Topografi

Desa Walangsari merupakan desa yang berada di kaki dan lereng Gunung Salak sebelah Timur, dengan ketinggian antara 500 – 700 mdpl (diatas permukaan laut). Sebagian besar wilayah Desa Walangsari adalah lereng gunung dengan kemiringan antara 150 – 250. Di sebelah timur berbatasan dengan Desa Palasarigirang, disebelah selatan dengan Desa Kalapanunggal, disebelah Barat dengan Desa Tugubandung dan disebelah Utara dengan Desa Pulosari.

2.4.2.3 Hidrologi dan Klimatologi

Aspek hidrologi suatu wilayah desa sangat diperlukan dalam pengendalian dan pengaturan jalan air wilayah desa.Berdasarkan hidrologinya, aliran – aliran sungai diwilayah desa walangsari membentuk pola daerah aliran sungai (DAS) citarik.Tercatat beberapa sungai maupun solokan baik skala kecil,sedang dan besar terdapat di desa walangsari,seperti sungai cibojong,cibereum,cingenca dan cirahong.
Sungai Cibeureum merupakan batas wilayah denga Desa Tugubandung Kecamatan Kabandungan,sungai Citarik batas wilayah dengan Desa Cianaga,disamping itu ada juga beberapa mata air yang berfungsi sebagai bahan untuk kebutuhan keluarga seperti MCK diantaranya mata air Cibog,mata air Pasirwalang,mata air ciawitali,mata air babakan,mata air cirongeng dan mata air batugajah.
Secara umum akhir-akhir ini terjadi penurunan kualitas curah hujan disbanding dengan tahun-tahun sebelumnya hal ini mempengaruhi terhadap sumber mata air ynag menjadi sumber kehidupan masayarakat dan para petani penggarap sawah.

2.4.2.4 Luas dan Sebaran Penggunaan Lahan

Pada umumnya lahan yang terdapat di Desa Walangsari digunakan secara produktif, dan hanya sedikit saja yang tidak dipergunakan. Hal ini menunjukkan bahwa Kawasan Desa Walangsarimemiliki Sumber daya alam yang memadai dan siap untuk diolah. Luas lahan berupa sawah teknis seluas – Ha, Semi teknis 100 Ha, Tadah hujan 50Ha, dan yang lainnya berupa pekarangan 4,5 Ha, Hutan Rakyat – Ha, Hutan Negara – Ha, dan lain-lain. Untuk lebih jelasnya mengenai luas tanah dan penggunaannya dapat dilihat pada tabel berikut ini.

Tabel : 2
Luas Lahan Menurut Jenis Penggunaan
Di Desa Walangsari Tahun 2014
Sawah (Ha) Darat [Ha]
Teknis ½ Teknis Tadah Hujan Pekarangan Pemukiman Hutan Rakyat Pengangon-an Hutan Negara Lain-lain
– 100 50 25 – – – –

Sumber : Data Desa Walangsari

Keadaan Sosial
2.4.2.5 Kependudukan
Penduduk Desa Walangsari berdasarkan data terakhir hasil Sensus Penduduk Tahun 2010 tercatat sebanyak 5612 jiwa, Tahun 2009 sebanyak 5485 Jiwa, Tahun 2008 sebanyak 5145 jiwa, mengalami kenaikan setiap tahunnnya rata-rata sebesar 2,4 %. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel : 3 di bawah ini.

Tabel : 3
Jumlah Penduduk Desa Walangsari
Tahun 2011-2014
No Tahun Jumlah Laju Pertumbuhan
1 2012 5655 Jiwa 2,5 %
2 2013 5745 Jiwa 2,6 %
3 2014 5924 Jiwa 2,7 %

Sumber :Data Desa Walangsari

Jumlah rumah tangga di Desa Walangsari Tahun 2012, sebanyak 1301 Rumah Tangga/KK, Tahun 2013 sebanyak 1385 Rumah Tangga/KK, Tahun 2014 sebanyak 1506 Rumah Tangga/KK. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel 4 di bawah ini.
Tabel :4
Jumlah Rumah Tangga, Luas Wilayah dan Kepadatan/km2
Di Desa Walangsari Tahun 2014

No RW / Dusun Jumlah
Rumah Tangga Luas Wilayah Kepadatan per km2
1 RW. 01 185
2 RW. 02 117
3 RW. 03 191
4 RW. 04 145
5 RW. 05 105
6 RW. 06 115
No RW / Dusun Jumlah
Rumah Tangga Luas Wilayah Kepadatan per km2
7 RW. 07 114
8 RW. 08/09 135/105
JUMLAH 1614

Proyeksi jumlah penduduk di Desa Walangsari Tahun 2013 berjumlah 5712 jiwa, Tahun 2014 Berjumlah 5810 jiwa.

2.4.2.6 Indeks Pembangunan Manusia

Perkembangan capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Desa Walangsari Tahun 2008 s.d. Tahun 2010 dapat dilihat pada tabel di bawah ini:

Tabel :5
Indeks Pembangunan Manusia (IPM)
Desa Walangsari Tahun 2013 – 2014
No Uraian 2012 2013 2014
1 Indeks Pendidikan
2 Indeks Kesehatan
3 Indeks Daya Beli
Target IPM Kec. ………………………………
Target IPM Kab. Sukabumi
Realisasi IPM

Sumber : RPJMD Kabupaten Sukabumi tahun 2010-2015

2.4.2.7 Kesehatan
Tenaga kesehatan di Desa Walangsari pada Tahun 2014 terbagi atas medis/dokter – orang, keperawatan- Orang, bidan 1 orang, dukun beranak 8 orang, dan partisipasi masyarakat di bidang kesehatan sebanyak 42 Orang. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel 6 berikut ini.

Tabel :6
Jumlah Tenaga Kesehatan dan Partisipasi Masyarakat
Di Desa WalangsariTahun 2014

No Tenaga Kesehatan Jumlah Ket.
1 Medis Doktor Umum –
Dokter Spesialis –
2 Keperawatan Bidan 1
Perawat –
3 Partisipasi Masyarakat Dukun Bayi 8
Posyandu 8
Polindes –
POD –
Desa Siaga 1
Kader Kesehatan Aktif 42
Paraji Sunat 4
JUMLAH 64

Sumber : Data Desa Walangsari

Jumlah kelahiran bayi (persalinan) pada tahun 2013 adalah sebanyak 115 jiwa, yang terdiri atas bayi lahir hidup sebanyak 115 jiwa, bayi lahir meninggal sebanyak – jiwa. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel 7 berikut ini.
Tabel :7
Jumlah Kelahiran Hidup dan Kematian Bayi
Di Desa Walangsari Tahun 2012 – 2014 (Jiwa)

No Uraian 2011 2012 2013 Rata-rata
1 Bayi Lahir Hidup 99 105 115 8
2 Jumlah Kematian Bayi – – – –
JUMLAH 99 105 115 –
Sumber : Data Desa Walangsari

2.4.2.8 Pendidikan
Pendidikan merupakan salah satu modal dasar pembangunan. Sehingga pendidikan adalah sebuah Investasi (modal) di masa yang akan datang.
Di DesaWalangsari tahun 2012-2014, jumlah guru dan murid tiap tahunnya mengalami peningkatan. Guru pada tahun 2014 berjumlah 15Orang, dengan jumlah murid PAUD sebanyak5 orang, SD sebanyak 15 orang, SLTP sebanyak6 Orang, SLTA sebanyak – orang. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel 8 di bawah ini.

Tabel :8
Data Pendidikan/Sekolah Formal dan Non Formal
Di Desa Walangsari Tahun 2013 – 2014
No Uraian PAUD SD SLTP SLTA
1 Guru 5 15 6 –
2 Murid 115 789 150 –

Sumber : Data Desa Walangsari

Pada masa kepemimpinan kepala desa saat ini, jumlah sarana prasarana sekolah, maupun jenjang terus diupayakan baik kuantitas maupun kualitasnya, baik itu negeri maupun swasta, dari mulai TK/PAUD/RA s.d. SLTA.
Adapun jumlah sarana prasarana pendidikan di desa Walangsari terdiri dari jenjang PAUD s.d. SLTA, baik formal maupun nonformal. Nama dan Jumlah sarana Pendidikan yang ada di Desa Walangsari untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel 9 di bawah ini.

Tabel :9
Data Sarana dan Prasarana Pendidikan
Di Desa Walangsari Tahun 2012 – 2014

No Nama Sekolah Jenjang Status Lokasi Jumlah Murid
1 PAUD Cempaka 1 PAUD Swasta RW.03 Cirahong 30
2 PAUD Cempaka PAUD Swasta RW.05 Kp.Ciseupan 25
3 PAUD Cempaka 3 PAUD Swasta RW.07 Kp,Cingenca 35
4 PAUD Dusun IV PAUD Swasta RW.09 Kp.Batugajah 25
5 TPA ATIKA TKA/TPA Swasta RW.03 Kp.Pasirwalang 28
6 SDN Pasirwalang SD Negeri RW.03 Pasirwalang 335
7 SDN Cingenca SD Negeri RW.08 Kp.cingenca 355
8 SD- SD Swasta – –
9 MI MI Swasta – –
10 SMP SLTP Swasta RW.08 Kp,Cingenca 75
11 SMK SLTA Swasta – –
12 Pondok Pesantern
Baeturohim Non Formal
Swasta
RW.01 Kp.Tenjolaut 14
13 Pondok Pesantren
Al Zaetun Non Formal Swasta RW.03 Kp.Pasirwalang 15

Sumber :Data Desa Walangsari

Rekapitulasi Jenis dan jenjang Sarana Pendidikan Formal dan Non Formal di Desa Walangsari, dapat dilihat pada tabel 10 di bawah ini.

Tabel :10
Jenis dan jenjang Sarana Pendidikan Formal dan Non Formal
Di Desa Walangsari Tahun 2014
No Jenjang Jumlah Lokasi
1 TPA/PAUD 5 RW.03 RW.05 RW.07,RW.09
2 SD 2 RW.03 RW.08
3 MI – –
4 SLTP 1 RW.08
5 SLTA – –
6 Perguruan Tinggi – –
7
JUMLAH 8

Sumber : Data Desa Walangsari

Jika melihat tabel 10 diatas, maka dapat disimpulkan bahwa lokasi sekolah baik formal maupun non formal berdomisili di Dusun 03 dan 08, sehingga di Dusun Tenjolaut tidak ada sama sekali jenis pendidikan formal, terutama untuk jenjang SD, maka ini dijadikan target yang harus dapat terealisasi selambat-lambatnya pada akhir masa jabatan kepala desa periode ini (Tahun 2013).

2.4.2.9 Kesejahteraan Sosial (Masyarakat)
Tantangan yang dihadapi dalam pembangunan kesejahteraan sosial meliputi proses globalisasi dan industrialisasi serta krisis ekonomi dan politik yang berkepanjangan. Dampak yang dirasakan diantaranya semakin berkembang dan meluasnya bobot, jumlah dan kompleksitas berbagai permasalahan sosial. Keadaan ini bisa dilihat dan diamati dari data tabel 11 penyandang masalah kesejahteraan social (PMKS) di bawah ini.
Tabel : 11
Kondisi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS)
Di Desa Walangsari Tahun 2014
No Masalah Kesejahteraan Sosial Jumlah Keterangan
1 Anak terlantar 25
2 Anak Nakal 5
3 Anak Balita terlantar 5
4 Anak jalanan –
5 Lansia Terlantar 25
6 Pengemis –
7 Gelandangan –
8 Korban NAPZA –
9 Pekerja Sek Komersial 4
10 Eks Narapidana 5
11 Penyandang Cacat 45
12 Penyandang Cacat Eks Penyakit Kronis 5
13 Keluarga Miskin Sosial 886
14 Keluarga Bermasalah Sosial Psikologis –
15 Keluarga Rumahnya Tidak layak Huni 200
16 Wanita Rawan Sosial Ekonomi 356
17 Pemulung –
18 Janda PKRI 1
19 Korban Bencana Alam –
20 Masyarakat yang tinggal di daerah bencana 255

Sumber : Data Desa Walangsari

2.4.2.10 Ketenaga Kerjaan
Berkaitan dengan perkembangan situasi dan kondisi ketenagakerjaan di Desa Walangsari sampai akhir tahun 2010, masih menunjukkan keadaan kondusif, walaupun di pihak lain masih dihadapkan pada keterbatasan lapangan kerja dan jumlah pencari kerja yang cukup banyak.
Jumlah angkatan kerja pada tahun 2013 sebanyak 625 orang. Jumlah pencari kerja yang dapat tersalurkan dan ditempatkan di perusahaan-perusahaan maupun jenis pekerjaan lainnya sebanyak 200 orang, sedangkan sisanya sebesar 425orang belum mendapatkan perkerjaan.
Untuk tahun 2014 jumlah pencari kerja laki-laki sebesar 450 Orang, sedangkan perempuan sebanyak 125 orang, sedangkan pencari kerja perempuan yang dapat ditempatkan lebih besar daripada laki-laki yaitu 200 (62,5%), dan laki-laki sebesar 75 (18.75 %).
Dari segi pendidikan, lulusan SMP menempati urutan tertinggi dari jumlah persentase pencari kerja yang berhasil ditempatkan terhadap total pencari kerja, yaitu menurut tingkat pendidikan mencapai angka 80 %.
Dalam hal penyerapan tenaga kerja, jumlah tenaga kerja yang ditempatkan mengalami kenaikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya, sementara jumlah pencari kerja yang terdaftar mengalami penurunan. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat dalam tabel12 di bawah ini.
Tabel : 12
Jumlah Tenaga Kerja, Pencari Kerja, dan Lowongan Kerja
Di Desa Walangsari Tahun 2014
No Yang Terdaftar Jumlah Keterangan
1 Pencari Kerja 1025
2 Yang Ditempatkan 100
3 Lowongan Kerja 25
4 Sisa Pencari Kerja 825

Sumber : Data Desa Walangsari

Dari tabel diatas, dapatdijelaskan bahwa pada tahun 2014 pencari kerja mengalami kenaikan, begitu pula pada lowongan kerja. Akan tetapi masih terdapat ketimpangan antara pencari kerja dengan lowongan kerja, sehingga jumlah pencari kerja masih banyak yang tidak tertampung pada lowongan kerja yang dari segi kuantitasnya lebih sedikit daripada pencari kerja.
Faktor lain yang menjadi penyebab utamanya adalah kompetensi yang dimiliki, dikaitkan dengan skill yang dibutuhkan oleh lapangan kerja.

2.4.2.11 Pemuda dan Olahraga
Dalam hal kepemudaan, pada tahun 2014 tidak terlepas dari aktivitas dan eksistensi Kepemudaan/Karang Taruna, baik level desa maunun level RW, sedangkan jumlah anggota karang taruna aktif untuk level desa berjumlah +15 orang, serta hampir seluruh usia karang taruna terlibat aktif di kepengurusan Tingkat RW, baik pengurus aktif, maupun anggota biasa.
Sedangkan organisasi keolahragaan yang ada di desa Walangsari cukup variatif, namun semua organisasi tersebut masih dikelola secara amatir, dan hanya penyaluran kegemaran saja. Untuk lebih jelasnya data organisasi keolahragaan dapat dilihat dalam tabel 13 di bawah ini.
Tabel : 13
Data Klub / Perkumpulan Olahraga
Di DesaWalangsari Tahun 2014
No Klub Olahraga Yang Terdaftar Jumlah Keterangan
1 Klub Sepakbola 4
2 Klub Bola Voli 1
3 Klub Bulu Tangkis 1
4 Klub Tenis Meja 1
5 Klub Senam Sehat 1
6 Klub Jantung Sehat 1
7 Klub Pencaksilat 1
8 Klub …………..
JUMLAH 10

Sumber : Data Desa Walangsari

Dari klub olahraga diatas, telah banyak melahirkan atlet-atlet berbakat dan ikut serta dalam kegiatan mewakili Desa dan Kontingan Kecamatan, serta Kabupaten Sukabumi pada beberapa penyelenggaraan Pesta Olahraga. Disamping itu juga klub olahraga diatas, diantaranya telah banyak meraih kejuaraan pada beberapa EVENT OLAHRAGA yang diadakan oleh beberapa kepanitiaan, baik level kecamatan dan kabupaten.

2.4.2.12 Kebudayaan
Kebudayaan yang ada di desa Walangsari merupakan modal dasar pembangunan yang melandasi pembangunan yang akan dilaksanakan, warisan budaya yang bernilai luhur merupakan dasar dalam rangka pengembangan pariwisata budaya yang dijiwai oleh mayoritas keluhuran Nilai Agama Islam. Salah satu aspek yang ditangani dan terus dilestarikan secara berkelanjutan adalah pembinaan berbagai kelompok kesenian.
Beberapa kelompok kesenian yang ada di Desa Walangsari yang masih eksis dan terawat walaupun kondisinya sangat memprihatinkan diataranya dapat dilihat dilihat pada tabel 14 dibawah ini.

Tabel : 14
Data Kelompok Budaya dan Kesenian
Di Desa Walangsari Tahun 2014
No Jenis Kelompok Kesenian yang ada Jumlah Group Status
1 Seni Drama 1 Aktif/Pasif
2 Pencak Silat 1 Aktif
3 Qasidahan 1 Aktif
Jumlah 3

Keterangan :
– Aktif = Masih sering melakukan latihan rutin
– Pasif = Melakukan Latihan, kalau mau ada pentas saja

Disamping itu pula, masih banyak budaya-budaya yang ada di Desa Walangsari yang dulu sempat ada dan sekarang menjadi tenggelam, dan hal ini perlu dikembalikan pada beberapa tahun mendatang, sehingga anak cucu di Desa Walangsari akan teringat kembali akan semua peninggalan budaya nenek moyangnya, yang mana kondisi akhir-akhir ini sudah banyak kehilangan dan sudah tidak mengenal lagi budaya karuhunnya.

2.4.2.13 Tempat Peribadatan

Tabel : 15
Tabel Tempat Peribadatan
Di Desa Walangsari Tahun 2014
No Jenis Jumlah Ket.
1 Masjid Jami 9
2 Moshola 26

Jumlah 35
Sumber : Data Desa Walangsari
2.4.3 Keadaan Ekonomi

2.4.3.1 Pajak dan Retribusi Desa
Pajak dan retribusi desa di Desa Walangsari Tahun 2014 mengalami penurunan daripada tahun sebelumnya. Penerimaan pajak dan retribusi desa pada tahun 2014 sebesar Rp. 42.481.650,-. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Tabel : 16
Pajak dan Retribusi Desa
Di Desa Walangsari Tahun 2011-2014

No Uraian 2012 2013
2014
1 Pajak Desa 46.799.191 46.799.191 42.481.650
2 Retribusi Desa 5.532.230 5.800.400
5.250.000
3 Lain-lain
JUMLAH 47.352.411 52.599.591
47.731.650

Sumber : Data Desa Walangsari
2.4.3.2 Alokasi Dana Desa Desa
Dana desa pada dasarnya adalah merupakan dana yang bersumber dari APBD Kabupaten Sukabumi yang dialokasikan kepada Desa untuk mendanai kebutuhan desa dalam rangka pelaksanaan desentralisasi. Untuk desa Walangsari besarnya Alokasi Dana Desa (ADD/DADU) 3 (tiga) Tahun terakhir (2008-2010) adalah sebagaimana bisa dilihat pada tabel dibawah ini.
Tabel : 17
Besar Alokasi Dana Desa /DADU
Desa Walangsari Tahun 2011 – 2014
No Tahun Jumlah Keterangan
1 2012 117.893.022 Naik
2 2013 174.741.766 Naik
3 2014 224.858.636 Naik

Sumber : Data Desa Walangsari

Sumber Penerimaan Desa Lainnya
Sumber penerimaan desa lainnya di Desa Walangsari dalam kurun waktu 2012-2014 adalah dari berbagai sumber. Sumber-sumber tersebut untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabeldi bawah ini.
2.4.3.3 Prasarana dan Sarana Sosial Ekonomi
Pada umumnya jenis sarana sosial ekonomi masyarakat Desa Walangsari berupa usaha perdagangan, terutama warung kebutuhan rumah tangga sehari-hari yang berskala kecil sekali.
Disamping itu pula sarana ekonomi yang menjadi tulangpunggung ekonomi masyarakat DesaWalangsari adalah Perusahaan-perusahaan yang ada di sekitar Kecamatan Kalapanunggal, transportasi ojeg, dan sarana lahan pertanian dan perkebunan dengan skala kecil pula.
Adapun jumlah warung yang menjual kebutuhan sehari-hari di desa Walangsari sebanyak 92buah. Sedangkan jumlah penduduk yang memiliki mata pencaharian sebagai karyawan pabrik sebanyak 30 orang atau sebanyak007 % dari jumlah penduduk desa Walangsari.
2.4.3.4 Transportasi dan perhubungan
Panjang jalan di Desa Walangsari pada tahun 2013 sepanjang 11,4 km (1.140 meter), yang terdiri dari atas jalan kabupaten 1 Km, serta jalan desa sepanjang 10,4 km.
Mulai tahun 2013, di desa Walangsari mulai dilintasi oleh trayek angkutan kota yaitu Trayek Parungkuda – Talang dan Parungkuda – Kabandungan, sehingga amat membantu bagi transportasi masal penduduk. Namun demikian angkutan ojeg masih mendominasi alat transportasi penduduk, hal ini biasa terlihat dari banyaknya jumlah pengemudi ojeg di desa Walangsari yaitu sebanyak 65 orang.
2.4.3.5 Telekomunikasi dan Informasi
Penggunaan jaringan komunikasi di Desa Walangsari khususnya sambungan telepon telah ada, walaupun masih terbatas di sekitar wilayah dusun tenjolaut dan pasirwalang saja (pusat pedesaan). Jumlah sambungan yang ada (konsumen) yang menggunakan jasa telepon rumah baru mencapai 15SST/Rumah.
Selanjutnya jasa PT. POS Indonesia amat membantu mobilisasi komunikasi dan distribusi barang dan jasa pos, sehingga berbagai transaksi bisnis maupun jasa yang diperlukan masyarakat semakin mudah dijangkau.
2.4.3.6 Pengairan dan Keirigasian
Penanganan keirigasian/pengairan diarahkan dalam rangka memenuhi kebutuhan para petani sawah dan kolam air tawar, maupun tanaman palawija. Kondisi jaringan irigasi di desa Walangsari pada tahun 2010 ini kondisinya sangat memprihatinkan, mengingat hanya pada musim hujan saja jaringan irigasi ini bisa maksimal, sedangkan pada musim kemarau tidak ada airnya, juga didukung oleh rusaknya saluran irigasi di desa Walangsarisebagai akibat dari terjadinya pendangkalan (sedimentasi) saluran air. Hal lain diperparah oleh menurunnya produksi air dari hutan sebagai akibat terjadinya pembalakan hutan yang tidak terkendali lagi, ditunjang oleh kurangnya pengawasan dari pihak terkait (Kehutanan, KSDA, dll).
Dari kondisi diatas, pemerintah desa Walangsari merasa perlu melakukan terobosan dalam upaya pelestarian saluran irigasi ini, dan hal ini merupakan program unggulan yang menjadi super prioritas program pembangunan desa pada periode kepeminpinan sekarang ini.
Namun upaya ini terhambat karena kurang adanya perhatian yang optimal dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat untuk menanggulangi masalah kerusakan jaringan irigasi ini, padahal hampir 70 % masayarakat DesaWalangsari memerlukan air untuk membuat sawah menjadi lebih produktif dan berkualitas.
2.4.3.7 Drainase
Sistem drainase merupakan sistem pengaliran air hujan yang terdiri dari 2 (dua) macam sistem, yaitu sistem drainase melalui sungai, solokan, atau saluran sekunder atau disebut drainase makro, dan ini menjadi sistem yang hampir seluruhnya digunakan di Desa Walangsari, serta sistem yang melalui saluran-saluran lingkungan atau disebut drainase mikro.
Drainase makro sebagian besar dialirkan ke Sungai cirahong, dan Sungai cingenca, yang akhirnya bermuara dan merupakan rangkaian dari DAS citarik.
2.4.3.8 Air Bersih
Air bersih merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya seperti minum, memasak, mencuci, dan sebagainya. Untuk memenuhi kebutuhan akan air bersih, saat ini penduduk desa Walangsarisebagian besar masih menggunakan mata air konvensional (Non PAM), dan hanya sebagian kecil saja rumah tangga yang menggunakan jasa PAM Desa atau sekitar 2,05 %, sedangkan yang menggunakan sumur gali sebanyak 750 Rumah tangga atau = 75 %, fasilitas air umum (bersama-sama) sebanyak 250 Rumah tangga, atau sebesar 25%. Untuk lebih jelasnya mengenai masalah jenis sumber air yang digunakan masyarakat dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Tabel : 18
Jenis Sumber Air Bersih Yang Digunakan Masayarakat
Di Desa Walangsari Tahun 2014
No Jenis Sumber Air Bersih
Yang Digunakan Masyarakat Jumlah Rumah Tangga Pengguna Persentase
(%)
1 PAM 150 8.40
2 Sumur Pompa – –
3 Artesis – –
4 Sumur Gali 750 75
5 Fasilitas Air Bersama 250 24
6 Kali/Sungai – –
Sumber : Data Desa Walangsari
2.4.3.9 Air Limbah
Jenis limbah yang terdapat di Desa Walangsaridibedakan menjadi 2 (dua) macam yaitu limbah domestik dan limbah non domestik. Limbah domestik merupakan limbah hasil buangan rumah tangga dari kegiatan mandi, cuci, dan kakus. Sedangkan limbah non domestik adalah limbah yang dihasilkan oleh kegiatan non rumah tangga, seperti limbah penggilingan padi, limbah ternak, limbah industry rumah tangga (konveksi) dan sebagainya.
Sistem pembuangan limbah domestik di desa Walangsari selain menggunakan jamban keluarga berupa septictank/cubluk, juga memanfaatkan sungai, dan kolam, dan pembuangan langsung ke salran drainase yang ada. Namun berdasarkan data yang ada pada tahun 2014 ini, sudah sebagian besar masyarakat membuang limbah domestik melalui saluran septictank.
2.4.3.10 Energi
Pada umumnya masyarakat desa Walangsarisudah hampir 40 % tersambung jaringan listrik. Mengingat jaringat listrik sudah sampai ke setiap RW seDesaWalangsari, hanya masih ada beberapa rumah tangga yang belum tersambung, karena satu kendala yakni faktor ekonomi. Mereka umumnya mengambil aliran listrik kepada tetangga terdekatnya. Jumlah rumah tangga yang memasang sambungan listrik di Desa Walangsari pada tahun 2010 sebanyak 600 Rumah tangga.
2.4.3.11 Musim
Di desa Walangsariada 2 musim yaitu musim kemarau dan musim penghujan. Musim hujan biasanya terjadi dari bulan september Sampai maret, sedangkan musim kemarau biasanya terjadi pada bulan april sampai bulan agustus setiap tahunnya.

2.4.3.12 Pola Penggunaan Lahan Pertanian
1. Lahan Sawah dimusim penghujan ditanami padi dan musim Kemarau kadang ditanami palawija, atau bahkan masih ada petani yang memaksakan untuk menanam padi,
2. Lahan Pekarangan ditanami macam-macam tanaman sepertil, pohon
Buah dan Kayu bahan Bangunan.

2.2.1.1 Luas Wilayah Desa Walangsari
Pekarangan : 2,5ha
Sawah : 100ha
Pangangongan : 300,98ha
Perkebunan : 300ha
Hutan Negara : –
Jumlah : 705,48ha
Desa Walangsari terdiri dari 4 Dusun,9 RW. dan26 RT yaitu :
– Dusun 1 (RW 01 dan RW 02,Terletak disebelah Utara)
– Dusun 2 (RW 03, Terletak disebelah Selatan)
– Dusun 3 (RW 04 dan RW 05, Terletak disebelah Selatan)
– Dusun 4 (RW 06,RW 07,RW 08,dan RW 09, Terletak disebelah Barat)
2.4.4 Kondisi Pemerintahan Umum
2.4.4.1 Pelayanan Catatan Sipil
Pelayanan yang berkaitan dengan pengaturan kependudukan yaitu, KK, KTP, NIK (surat pengantar saja), serta pelayanan yang berhubungan dengan catatan sipil berupa akta kelahiran, akta kematian, akta perkawinan, dan akta-akta lainnya. Jumlah cakupan layanan pendaftaran penduduk dan catatan sipil tahun 2014terdiri dari Kartu Keluarga 115 buah, KTP = 150 buah, dan akta-akta lainnya sebanyak 25 buah dan akta-akta lainnya sebanyak 10 buah.
Untuk lebih jelasnya mengenai layanan catatan sipil dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Tabel : 19
Data Pelayanan Catatan Cipil
Di Desa Walangsari Tahun 2014
No Jenis Layanan Jumlah Ket.
1 KK 415
2 KTP 350
3 Akta – akta Catatan Sipil 35
4 Akta – akta lainnya 10

Sumber : Data Desa Walangsari

2.4.4.2 Perijinan
Di Desa Walangsari, kesadaran mesyarakat dalam hal pembuatan perijinan masih sangat minim terutama dalam hal Ijin Mendirikan Bangunan, adapun jenis perijinan yang ada dan sering dibuat oleh masyarakat adalah
– Ijin Peruntukkan Penggunaan Tanah (IPPT)
– Ijin Mendirikan Bangunan (IMB)
– Ijin Gangguan (HO)
– Ijin Usaha Perdagangan (SIUP)
– Ijin Penggunaan dan Pemanfaatan Air Tanah
– Ijin Usaha Pertambangan Bahan galian Golongan C.
2.4.4.3 Aparatur Pemerintahan
Jumlah pegawai di lingkungan Pemerintah Desa Walangsari Tahun 2014 sebanyak 1 orang Kepala Desa, 1 orang Sekretaris Desa, 4 orang Kaur, 4 orang Kepala Dusun. Untuk jelasnya dapat dilihat dari tabel di bawah ini.
Tabel : 20
Jumlah Aparatur Pemerintahan dan Anggota Kelembagaan
Di Desa Walangsari Tahun 2014
No Jenis Layanan Jumlah Ket.
1 Kepala Desa 1
2 Sekretaris Desa 1
3 Kepala Urusan 4
4 Kepala Dusun 4
5 Ketua RW 9
6 Ketua RT 26
7 Staf Desa 2

Sumber : Data Desa Walangsari

2.4.4.4 Isu Strategis
Isu Strategis merupakan permasalahan yang berkaitan dengan fenomena atau belum dapat diselesaikan pada periode lima tahun sebelumnya, dan memiliki dampak jangka panjang bagi keberlanjutan pelaksanaan pembangunan, sehingga perlu diatasi secara bertahap. Isu strategis Pembangunan Desa :
a. Rencana pembangunan jangka pendek ( RKPDES )
b. Rencana pembangunan jangka menengah desa ( RPJMDES )

Facebook Comments